Kamis, 02 Juni 2011

program kerja tepat, efektiv, dan profesional!!!

Dalam dunia aktivis, organisatoris, lembaga pemerintahan, kelompok2 sosial lainnya sudah tentu tidak asing dengan istilah program kerja. Eksistensi suatu organisasi dinilai dengan program kerja yang telah ia laksanakan. Benar atau tidaknya sasaran program biasanya tidak banyak dipermasalahkan, yang paling penting banyak tidaknya organisasi tersebut merealisasikan program kerja dengan sukses.
Program kerja adalah rancangan satuan kerja yang akan dilaksanakan oleh organisasi untuk menunjukkan eksistensinya.  program kerja dibuat oleh pelaku organisasi setelah dia dilantik dinyatakan sah sebagai pengurus organisai. Dalam pembentukannya, program kerja tidak boleh langsung jadi berdasarkan keinginan individu-individu pemegang organisasi. Program kerja dibentuk berdasarkan penelitian terhadap kebutuhan organisasi untuk mengembangkan dan mencapai tujuan organisasi.
Penelitian kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi dapat dilakukan dengan analisis SWOT guna melihat kondisi-kondisi yang terjadi di dalam organisasi.. Analisis SWOT (Agus Wibisono:2010) adalah salah satu metode untuk menggambarkan kondisi dan mengevaluasi suatu masalah, proyek atau bisnis berdasarkan faktor internal dan eksternal yakni Strenghts (kekuatan yang dipunyai), Weakness (kelemahan yang ada), Opportunities (Peluang yang ada), dan Threats (hambatan yang didapat). Dengan melakukan analisis ini bisa menjabarkan pemetaan potensi-potensi yang bisa digunakan untuk mencapai tujuan.
setelah melakukan anlisis potensi ,kondisi dan situasi diri, baru kita tentukan visi kita dalam kepengurusan organisasi. setelah ditentukan visi selanjutnya menetukan misi yang akan kita capai selama kepengurusan.
ketika visi, dan misi terbentuk berdasarkan analisis potensi, untuk selanjutnya kita bisa membuat renstra (rencana dan strategi). rencana dan strategi ini kita tentukan berdasarkan misi yang akan kita capai, potensi-potensi hambatan dan peluang yang dipunya. untuk selanjutnya setelah rencana dan strategi ini kita sudah bisa menentukan program kerja.
Menentukan program kerja tidak hanya deskripsi kegiatan, tapi kita harus menentukan output dan outcome dari program kerja yang kita rancang. so dengan begitu program kerja yang dibuat akan sesuai dengan kebutuhan organisasi berdasarkan analisis swot yang sudah dilakukan.